Tampilkan postingan dengan label hypofungsi ovari. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hypofungsi ovari. Tampilkan semua postingan

Jumat, 27 Mei 2011

Hypoplasia Ovari

  • pertumbuhan yang tidak normal ovari satu bagian atau keseluruhannya
  • ovari biasa kecil, tipis, keras dan kadang seperti kabel di ujung ligamentumnya
  • pemeriksaan harus periodik dan harus dibedakan dengan kejadian hypofungsi ovari
  • pada kasus hypoplasia pemberian FSH tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan folikelnya. sedangkan pada hypofungsi ovari akan merangsang pembentukan folikel
Kejadian :
  • 87.1% bagian kiri gonad
  • 4.3% bagian kanan gonad
  • 9.6% kedua gonad
  • jenis sapi : Swedian Highland cattle , Shorthorn cattle

Freemartin

Kasus : kembar satu jantan dan satu betina (terjadi anastomosis / hubungan antara pembuluh darah pada sambungan kantong allantois)

Tingkat kejadian
  • Sapi : 92% kembar jantan-betina mengalami freemartin
  • Kambing / Domba : 5,5% bunting kembar dengan ada satu jantan

Penyebab :
  • hormon androgen (jantan) pada tahap awal diferensiasi jaringan testikular fetus jantan menghambat proses diferensiasi gonad betina dan saluran mulleri
  • Mullerian Inhibition Substance (MIS)
  • Sex Chromosome Chimerism

Tanda Klinis / Perubahan pada Organ dan Saluran Reproduksi
  • anestrus
  • vagina seperti selang kecil dan buntu
  • klitoris berkembang besar
  • uterus pipih seperti pita
  • ovarium hypoplasia / aplasia / hypofungsi

Diagnosa
  • analisa hormon androgen (testosteron)
  • analisa kromosom : 1. terjadi percampuran hemopoetic precursor cells, sehingga ditemukan sel jantan dan betina di setiap pedet kembar beda kelamin. 2. ditemukan kromosom khimera